Minggu, 22 Januari 2012

KUNCI SUKSES (#2BERTEPUK TANGAN)

Kali ini oombym mempostingkan tentang bertepuk tangan. Memang sudah biasa kita melihat orang bertepuk tangan, bahkan mungkin kita sendiri sering melakukannya. Tapi apakah kita pernah memaknai arti tepukan tersebut ? Ah, ternyata tepuk tangan memiliki makna yang sangat bermanfaat bagi diri manusia, dan Tepukan menjadi sebuah simbol sikap untuk seseorang menuju pada Kesuksesan... (Apa iya???)

MENGAPA KITA BERTEPUK TANGAN?

Tanpa kita sadari, ketika kita bertepuk tangan, sesungguhnya merupakan luapan kegembiraan dan kesenangan yang tidak terkira. Bisa juga, merupakan suatu kekaguman terhadap sesuatu yang membuat diri kita melihat sesuatu itu menjadi luar biasa menurut kita.
Kadang kita bertepuk tangan untuk diri kita sendiri atas semua usaha yang telah kita lampaui dengan melintasi berbagai rintangannya. Rasa puas pada diri sendiri dapat membuat diri kita tersanjung dan memuji diri kita sendiri. Tapi kadang pula kita bertepuk tangan untuk keberhasilan yang dicapai oleh orang lain. Hal ini karena kita memahami makna perjuangan orang tersebut sehingga berhasil mewujudkannya. Menyanjung orang lain lebih sering kita tunjukkan melalui ekspresi diri kita (dengan bertepuk tangan).

Kalau kita cermati, ternyata sangat sedikit kita bertepuk tangan untuk diri kita dibandingkan kepada orang lain. Lebih banyak, bila kita merasa puas dengan keberhasilan diri, kita lebih banyak menggunakan tangan untuk memukul dada sendiri. Secara tidak sadar, sebenarnya kita telah menunjukkan keegoan diri kita dalam bentuk kesombongan, dan merasa orang lain tidak akan mampu mewujudkan seperti apa yang telah kita wujudkan. Tentu kita akan merasa congkak dan meremehkan orang lain. Apakah itu yang kita harapkan ?

Memberi tepukan itu karena kita merasa senang dengan diri kita atau sesuatu yang menyenangkan diri kita. Tidak mungkin kita memberi tepukan karena keterpaksaan dan tidak merasa senang dengan sesuatu yang akan kita tepuki.

MAKNA TEPUKAN
Sesungguhnya tepukan memberi makna Edifikasi, dimana kita memberikan penghargaan atas sesuatu yang menunjukkan hal luar biasa, yang mungkin kita sendiri susah untuk mewujudkannya. Kekaguman itu memang kadang dibarengi dengan suara teriakan mencekik dan membahana, dan kemudian diselingi dengan tepukan tangan kita. Bahkan, semakin kagum, semakin keras tepukan kita.

Saat kita bertepuk tangan sebenarnya mempertemukan kedua telapak tangan kita sehingga mengeluarkan bunyi. Semakin keras kita bertepuk, maka akan semakin keras bunyi tepukan. Sadar atau tidak sadar, sebenarnya kita telah mengaktifkan beberapa titik akupruser (akupuntur) yang berada pada kedua telapak tangan kita, dimana titik akupruser itu berhubungan erat dengan sistem kerja organ tubuh kita. Bila tepukan itu bernilai positif (karena kekaguman sebenarnya), maka akan terjadi impuls positif yang akan mengaktifkan titik akpuruser tersebut, sehingga organ tubuh menjadi lebih aktif dan lebih sehat. Jika semua organ tubuh menjadi lebih optimal dan sehat, maka sadar atau tidak sadar sebenarnya kita telah menyehatkan tubuh kita.

Namun, apabila tepukan yang kita lakukan karena keterpaksaan dan hanya karena malu (dimana hati sebenarnya lagi tidak senang), maka impuls yang keluar adalah impuls negatif yang akan mengaktifkan titik akupruser. Jika ini terjadi, maka akan terjadi ketidakseimbangan sistem hormonal tubuh. Tubuh kita tidak bisa menerima impuls negatif. Namun, jika tetap dimasukkan dan diaktifkan, maka perlahan organ tubuh kita akan menjadi terganggu dan menjadikan sistem kerja organ tidak optimal. Perlahan tapi pasti, sebenarnya, kita telah menyakitkan tubuh kita.

MENGAGUMI ORANG LAIN, BERTEPUK TANGAN UNTUK DIRI SENDIRI
Kebutuhan untuk bertepuk tangan ini sebenarnya sudah banyak yang tahu, melalui sistem kerja alam bawah sadarnya. Kita sering mencari tontonan yang menyenangkan hati kita, sehingga pada saat-saat moment tertentu akan terjadi kekaguman yang luar biasa sehingga mengakibatkan kita bertepuk tangan. Sebenarnya tubuh ingin mencari keseimbangan alam dengan mengaktifkan organ tubuh, dan melalui alam bawah sadar kita ada dorongan untuk mencari kesenangan yang kita butuhkan sehingga kita bisa bertepuk tangan. Bagi yang senang nonton bola, maka kita akan pergi menonton bola. Kalau kita senang mendengarkan musik, maka kita pergi ke pagelaran musik. Kalau kita senang mendengar nyanyian, maka kita pergi menonton sebuah acara yang menyajikan orang menyanyi dengan nyanyian yang akan kita kagumi, dan sebagainya.

Intinya, kita menonton dan menyaksikan orang lain melakukan sesuatu yang luar biasa menurut kita, dan akhirnya pada moment tertentu untuk melakukan tepukan tangan untuk mengaktifkan impuls positif pada titik akupruses yang ada pada kedua telapak tangan. Hal inilah yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh.

SUDAHKAH ANDA BERTEPUK TANGAN HARI INI?
Coba kita renungkan, sudahkah kita melakukan tepukan tangan hari ini? Bukan tepukan biasa yang akan menyakitkan telapak tangan kita, tapi benar-benar harus ada kekaguman yang luar biasa sehingga saat kita bertepuk tangan akan benar-benar mengaktifkan impuls positif pada semua titik akupruses pada kedua telapak tangan kita.

Bila hari ini Anda belum melakukan tepukan yang sehat, maka carilah momentum di hari ini untuk mencari kakaguman dan melakukan tepukan sehat pada moment yang tepat. Sehatkan diri Anda sekarang juga!!!

TEPUKAN MEMBERI IMPULS SIKAP DIRI MENUJU KESUKSESAN
Tepukan yang sehat akan memberi impuls yang sehat, bila kita selama ini melakukan tepukan karena dorongan alam bawah sadar kita, maka mulai hari ini kita harus mencoba mencari moment untuk bertepuk tangan secara sadar. Karena tepukan tersebut akan memberikan dampak positif pada pembentukan sikap kita ke arah yang lebih positif. Bila pembentukan sikap karena selalu memuji orang lain secara sadar, maka akan membentuk karakter diri yang lebih positif. Akibat dari pembentukan karakter positif itulah, yang akan membuat hidup kita lebih bermakna menuju pada Kesuksesan Hidup.

Go To Freedom !!!

Tidak ada komentar: